PENGALAMAN IMRON SEBAGAI GURU

MERAIH PRESTASI DENGAN KETELADANAN
Oleh: Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd


       Aku mulai mengingat pesan ibuku ketika aku masih anak-anak. Im, kamu jangan jadi guru, guru itu hidupnya susah. Dari kata-kata ibuku itu, tidak ada satu pun kakakku yang ingin menjadi guru. Tapi aku sepertinya melihat adanya sisi menyenangkan dari sosok seorang guru. Setiap upacara bendera, guru selalu didoakan oleh siswa-siswanya. Ya Allah, ampunilah dosa orang tuaku, guru-guruku. Selain itu, guru selalu disapa oleh para orang-orang sukses yang merasa kesuksesannya berkat didikan dengan kasih sayang para gurunya. Pak, saya Ahmad. Saya dulu murid Bapak. Guru ternyata bukan sekadar profesi, tetapi juga sebuah amanah. Hal inilah yang mendorongku untuk menjadi seorang guru.
       Aku dilahirkan di Surabaya, 10 Juni 1966 dari orang tua yang sangat aku sayangi dan hormati, yaitu seorang ibu bernama Hj. Rosma (almarhumah) dan H. M. Hasan (almarhum). Pada tahun 1985, untuk mewujudkan cita-citaku, aku mendaftarkan diri ke IKIP Surabaya jurusan bahasa Indonesia program D3 atas restu ibuku. Restu ibuku ini aku peroleh setelah ibuku mendengarkan alasan-alasanku mengapa aku ingin menjadi seorang guru. Alhamdulillah, aku berhasil menyelesaikan studi tepat waktu, yaitu bulan September 1988
       Satu bulan berikutnya, aku diterima sebagai guru honorer di SMAN Sangkapura, Pulau Bawean. Di sekolah ini, aku memberanikan diri untuk membina ekstrakurikuler karya tulis ilmiah (KIR) dan Pencak Silat. Pembinaan KIR terkendala buku bacaan yang dibutuhkan. Kendala ini tidak menjadi sebuah masalah untuk maju. Melalui bimbingan dengan sabar dan semangat siswa yang membara, prestasi pertama siswaku tercatat dalam lembar catatan harianku. Siswa SMAN Sangkapuran Bawean berhasil dinobatkan sebagai juara 1 lomba karya tulis tingkat Jawa Timur yang diadakan UNGRES dengan judul karya Dampak Penambangan Batu Bintang terhadap Populasi Kera Machaca Vasicularis. Piala kejuaraan ini masih berdiri tegar di kantor guru SMAN Sangkapura, Pulau Bawean.
       Selang empat bulan aku mengajar di Pulau Bawean, aku mendapat rizki dari Allah untuk diangkat menjadi CPNS, tepatnya bulan Maret 1989. Pada tahun 1994, aku berpindah tugas ke SMAN 2 Pasuruan. Pada tahun 2003, aku dipindahkan ke SMKN 2 Pasuruan dan sempat diangkat menjadi kepala sekolah tahun 2012 s.d 2014. Karier mengajarkan terus berubah dan pada bulan Januari 2015, aku dipindahkan lagi ke SMAN 2 Pasuruan sebagai guru bahasa Indonesia.
       Untuk memberi teladan kepada siswaku, aku melanjutkan studi S1 jurusan bahasa Indonesia di IKIP Malang dengan biaya penuh dari penerbit YA 3 Malang. Selanjutnya, pada tahun 2001, aku melanjutkan studi S2 bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang dengan biaya sendiri, hasil dari royalty penulisan buku di penerbit UM Press, dan pada tahun 2015, aku telah memperoleh gelar Doktor di jurusan bahasa Indonesia di Universitas Negari Malang dengan IPK 3,86.
Prestasiku sebagai Teladan Siswaku.
       Aku sering mengatakan kepada siswaku Siswa yang berhasil adalah siswa yang bisa lebih baik dari gurunya dan aku tanamkan pada diriku bahwa Guru yang baik adalah guru yang bisa membawa siswanya berprestasi. Visi tersebut aku wujudkan dalam misi selalu mengikuti berbagai lomba dan mengajak siswa untuk berlomba. Selain itu, aku selalu mengikuti berbagai diklat dan seminar yang relevan. Aku juga menjadi pengurus di berbagai organisasi seperti Dewan Kesenian Kota Pasuruan, Dewan Pendidikan Kota Pasuruan, Forum Ilmiah Guru, Pengurus PGRI, dan Pengurus Pusat Perguruan Pencak Silat.
       Berbagai lomba harus aku ikuti sebelum bisa membawa siswaku berprestasi. Baru-baru ini, pada bulan Desember 2014, aku berhasil menjadi peserta terbaik dalam Lomba Penulisan Best Practice tingkat nasional. Kerena prestasi ini, aku dijanjikan untuk berkunjung ke Swiss. Sebelumnya, tahun 1997 merupakan tahun pertama aku meraih prestasi dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional. Saat itu aku melakukan penelitian tentang Pemanfaatan Laboratorium Bahasa untuk Meningkatkan Kemampuan menyimak Siswa kelas III SMAN 2 Pasuruan. Penelitian ini berhasil masuk final sehingga aku berkesempatan untuk bertemu Presiden Soeharto dan mendapat berbagai hadiah dan penghargaan. Prestasi inilah yang membangkitkan aku untuk terus maju.
       Aku selalu mengirimkan tulisan dan penelitianku ke lomba tingkat nasional. Baru pada 30 November 2004, aku berhasil meraih juara tingkat nasional, yaitu juara 3 penulisan buku tingkat nasional yang diadakan Pusat Perbukuan. Pada tahun-tahun berikutnya, aku berhasil meraih juara, yaitu tahun 2005, tepatnya 29 September 2005, aku berhasil meraih juara 3 Lomba Karya Tulis Guru tingkat Jawa Timur yang diadakan IAIN Surabaya. Saat itu aku mendapatkan piala Gubenur, sertifikat, dan uang pembinaan.
       Pada tahun berikutnya, di awal tahun 2006, prestasi tertinggi berhasil aku raih. Aku memberanikan diri untuk mengikuti seleksi Community Leader Program yang diadakan oleh Center for Civic Education (CCE) yang bekerja sama dengan Heartland International. Aku terpilih sebagai salah satu peserta mewakili unsur pendidikan se-Indonesia. Akhirnya, pada bulan Mei aku diberangkatkan ke Amerika dan berkunjung di enam negara bagian, mulai dari Chicago, Alabama, Missisiphi, Atlanta, Memphis, dan Washington. Di Amerika, aku diajak untuk mengunjungi sekolah di beberapa negara bagian dan melakukan diskusi dengan para senator dan kepala negara bagian di Amerika, termasuk Barrach Obama. Di tahun 2011, aku juara 1 guru berprestasi tingkat nasional. Atas prestasi ini, aku mendapat penghargaan Satyalencana Pendidikan yang disematkan langsung oleh presiden Susilo Bambang Yudoyono. Tahun 2014, aku juga diajak mengunjungi sekolah-sekolah di Australia, di Mellborn dan Sidney.
       Pada tanggal 24 November 2006, aku mendapat rizki dari Allah SWT. Aku berhasil meraih juara 2 Lomba Keberhasilan Guru (LKG) tingkat nasional. Judul penelitianku Peningkatan Kemampuan Membaca Cepat dengan Model e-Learning. Pada 14 Agustus 2009, aku berhasil meraih juara 1 lomba pembuatan media pembelajaran tingkat kota Pasuruan. Pada tahun 2009 pula, aku berhasil meraih juara IV penulisan artikel tingkat Jawa Timur dan Juara III penulisan artikel yang diadakan Surat kabar Radar Bromo, Jawa Pos, serta terpilih menjadi 50 besar guru idola tingkat Jatim.
       Pada 17 November 2009, prestasi nasional lagi-lagi aku raih. Aku berhasil meraih juara 2 tingkat nasional tentang penulisan buku yang diadakan PUSBUK. Judul bukuku adalah Remaja idola, Remaja Suka Membaca. Aku juga sering mengirimkan artikel-artikel populerku ke majalah Media Jawa Timur. Berkat konsistensiku mengirim artikel ke majalah Media, aku dinobatkan sebagai penulis terbaik dua tahun berturut-turut, yaitu tahun 2009 dan 2010. Prestasi ini tentunya harus aku tularkan kepada siswaku sebagai pengejawantahan visiku sebagai seorang guru. Prestasi ini harus dimiliki oleh siswaku, bahkan harus lebih baik dariku.
       Selain menekuni bidang tulis-menulis, aku juga menekuni beladiri Pencak Silat sejak berumur 12 tahun, tepatnya ketika kelas 6 SD. Melalui perguruan ini, pada bulan Agustus 2007 di pinggangku terlilit sabuk hitam, sabuk tertinggi di perguruanku. Sabuk ini aku peroleh setelah menekuni pencak silat selama 30 tahun.
       Selain prestasi dalam berbagai lomba, aku juga senang menulis. Tulisan pertamaku berupa buku ringkasan materi bahasa dan sastra Indonesia untuk SMA dengan penerbit YA3 Malang. Buku ini diterbitkan bersama Masnur Muslich yang juga dosen IKIP Malang. Selanjutnya, aku menulis buku-buku LKS dan pada tahun 1994, aku juga telah menyelsaikan buku berjudul Aku Pandai Berbahasa Indonesia (3 jilid) yang juga diterbitkan oleh YA3 Malang.
       Kemampuan menulis yang aku miliki sejak menjadi mahasiswa terus terasah dengan terbitnya buku-buku lainnya, artikel, dan makalah yang diseminarkan. Buku pelajaran bahasa Indonesia untuk SMU dan SMP terbit pada tahun 1996, 1997 yang kesemuanya terdiri atas 3 jilid. Hal ini membanggakan aku karena buku ini digunakan di seluruh Jawa Timur dan beberapa propinsi lainnya di Indonesia.
       Sejak tahun 2001, buku-buku pelajaran bahasa Indonesiaku mulai diterbitkan di UM Press. Yang membanggakanku, buku yang berjudul Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA (3 jilid) terakreditasi Mendiknas sehingga layak digunakan di seluruh Indonesia. Buku motivasi dan kewirausahaan mulai aku tulis di sela-sela menulis buku pelajaran. Hasilnya, buku yang berjudul Menulis Siapa Takut merupakan buku pertamaku yang diterbikan oleh Kanisius Jogja pada tahun 2009. Buku ini mudah didapat di toko buku seperti Gramedia. Selain itu, pada tahun 2009, aku juga telah menulis buku Remaja Idola, Remaja Suka Membaca dan berhasil dinobatkan sebagai buku terbaik kedua tingkat nasional. Buku ini berisi arahan dan motivasi pada remaja agar gemar membaca untuk menjadi remaja idola. Aku juga menulis buku berjudul Jadilah Juragan-Juragan Kecil. Buku terakhirku di tahun 2014 berjudul Menguak Dunia melalui Membaca dan sudah diterbitkan.

Berbagai Prestasi Siswaku melalui Teladan Dariku
       Siswa yang berhasil adalah siswa yang mampu lebih baik dari gurunya. Hal inilah yang selalu aku dengung-dengungkan di telinga siswaku ketika mengajar. Aku berharap siswaku dapat bertemu presiden dan mendikbud. Aku juga berharap siswaku sepertiku, bisa ke luar negeri dan berkesempatan mengikuti upacara bendera di istana negara dengan duduk di barisan VVIP. Untuk itulah aku selalu memacu seluruh siswaku untuk selalu mengikuti berbagai lomba.
       Di bidang pencak silat, siswa SMAN Sangkapuran pernah meraih juara Jawa Timur, yaitu juara pencak silat antar-PO se-Jatim yang diadakan di gelanggang remaja surabaya. Dua pesilat putri di kelas A dan B remaja berhasil menjadi juara 2 kelas A, dan juara 1 kelas B putri. Tahun 1994, aku berpindah mengajar di SMAN 2 Pasuruan. Dari kegiatan ekstrakurikuler ini, banyak pesilat SMAN 2 Pasuruan yang berhasil meraih juara Jawa Timur. Yang membanggakan aku adalah pesilat SMAN 2 Pasuruan untuk kategori seni beregu putri berhasil meraih emas dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur tahun 2004. Pada POPNAS tahap I di Kalimantan berhasil menjadi juara I, atas nama Fitria, dkk sehingga berhak mengikuti POPNAS tahap II di Palembang dan berhasil meraih medali perunggu.
       Tahun 2004, aku berpindah mengajar di SMK Negeri 2 Pasuruan. Dalam melatih Pencak Silat aku selalu melatih dengan kasih sayang. Masalah prestasi, pesilat SMKN 2 Pasuruan sudah sarat dengan prestasi, baik di tingkat kota maupun tingkat Jawa Timur. Hal ini sesuai dengan pesan aku kepada semua pesilat sebelum berlatih. Pesilat yang baik adalah pesilat yang bisa lebih hebat dari pelatihnya. Karena aku adalah pesilat yang pernah mengikuti seleksi pra-PON, siswa pesilatku haruslah lebih baik dariku.
       Kegemaran menulis aku wujudkan dengan membentuk ekstra KIR. Prestasi pertama siswaku adalah meraih juara 1 lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja tingkat SMA se-Jawa Timur yang diadakan oleh UNGRES pada tahun 1992. Prestasi awal ini memacu aku untuk terus bersemangat membawa siswa-siswaku menjadi peneliti-peneliti dan penulis-penulis baru di tempat aku mengajar saat ini, yaitu di SMAN 2 Pasuruan, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salafiah, dan di SMKN 2 Pasuruan.
       Prestasi tertinggiku dalam membina siswa KIR adalah ketika salah satu siswa SMAN 2 Pasuruan meraih juara 1 lomba penulisan artikel tingkat nasional yang diadakan oleh Konsulat Jepang. Siswa tersebut adalah Bidayatun Nuzul sehingga dia berhak diberangkatkan ke Jepang selama satu bulan. Selain itu, aku mampu membawa santri-santriku meraih juara 1 dan 3 lomba karya tulis berbahasa Arab tingkat nasional selama tiga tahun berturut-turut. Bahkan yang membanggakan, ketika santri Ponpes Sidogiri meraih juara 3 penulisan artikel tentang penerbangan yang diadalkan Lion Air tahun 2005. Padahal, saat itu santri aku tersebut bersaing dengan sekolah-sekolah umum.
       Juara karya ilmiah sudah menjadi langganan bagi siswa-siswaku, baik dari SMAN 2 Pasuruan, SMKN 2 pasuruan, Ponpes Salafiah dan Sidogiri, dan SMAN 4 Surabaya. Saat ini aku juga membina KIR siswa SMPN 3 dan SMPN 5 Pasuruan, meskipun belum meraih prestasi tingkat Jatim. Pada tahun 2009, siswa SMPN 3 Pasuruan berhasil meraih juara 1 lomba KIR se-kota Pasuruan sehingga berhak menjadi wakil dalam LPIR tingkat nasional.
       Prestasi siswaku diperoleh dengan bimbingan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang dariku. Untuk bisa membawa siswa berprestasi, aku selalu menceritakan pengalaman menarikku ketika berada di Amerika dan Australia. Aku selalu menggambarkan betapa bahagianya aku duduk di kursi VVIP ketika mengikuti upacara hari Kemerdekaan RI di istana negara. Aku juga bercerita tentang keakraban peserta lomba dan pertemuan dengan orang-orang berprestasi dari seluruh Indonesia. Hal ini ternyata bisa memberi motivasi siswa untuk mengikuti berbagai lomba. Hal ini dibuktikan saat bulan pertama aku berpindah tugas ke SMAN 2 Pasuruan. Siswaku sudah mengirimkan karya cerpennya dalam Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional. Semoga berhasil.

Penggaris untuk Mengajar, bukan untuk Menghajar
       Tantangan mengajarkan bahasa Indonesia lebih tinggi. Siswa SMK pada umumnya lebih suka menerima pelajaran produktif dan menganggap pelajaran bahasa Indonesia kurang penting. Dengan berbagai strategi mengajar melalui pendekatan kasih sayang, aku berhasil membawa siswa SMKN 2 Pasuruan senang bahasa Indonesia. Aku tidak jarang menggunakan pendekatan personal ketika mengajar.
       Saat ini aku kemabali mengajar di SMAN 2 Pasuruan. Selain itu, aku beruntung bisa mengajar di dua Pondok pesantren terbesar di kota dan kabupaten Pasuruan. Aku mengajar di kedua pondok ini diawali dengan permintaan kyai. Mengajar di pondok juga aku gunakan sebagai wujud pengabdianku kepada masyarakat dan aku gunakan untuk belajar agama. Tugas mengajar di pondok diawali pada tahun 2000 sampai sekarang.
       Santri di kedua pondok ini sangat menyukai pelajaran bahasa Indonesia. Santri kedua pondok ini memiliki prestasi di bidang lomba karya tulis tingkat nasional dan lomba mading tingkat Jawa Timur. Diklat-diklat jurnalistik sering aku lakukan untuk melatih santri menulis. Tabloit, majalah terbit di kedua pondok ini. Semua itu aku lakukan tanpa kekerasan. Memang, penggaris digunakan untuk mengajar, bukan untuk menghajar.
       Selain mengajar di sekolah, aku juga menyempatkan diri mengajar di perguruan tinggi. Hal ini aku lakukan karena aku harus dapat mengembangkan ilmu yang aku miliki. Pada tahun 2002 s.d. 2005, aku mengajar di AKPER kota Pasuruan MK penelitian keperawatan. Pada tahun 2002 sampai dengan sekarang, aku juga mengajar di STKIP Pasuruan dan menjadi Ketua Jurusan sejak 2013. Aku juga pernah mengajar di STAIS Pasuruan.

Penutup
       Guru inspiratif adalah guru yang bisa membuat siswanya berprestasi melalui keteladanan. Sebelum membawa siswanya berprestasi, seorang guru hendaknya mampu menjadi tokoh inspiratif dengan banyak menulis dan mengikuti berbagai lomba. Selain itu, dalam mengajar, seorang guru harus selalu membimbing siswa dalam kegiatan sehari-hari dan dalam setiap lomba. Bahkan, I Have a Dream, siswa-siswaku harus lebih baik dariku.

Komentar :

ada 20 komentar ke “PENGALAMAN IMRON SEBAGAI GURU”
arief ridwan mengatakan...
pada hari 

semua itu tak lepas dari pejuangan seorang guru dan ketelatenannya...

Profile: Agus Sumarno mengatakan...
pada hari 

Aku bangga punya kolega guru berprestasi. pantas ditularkan ilmunya untuk diteladani. salam dari Pak Agus Sumarno, Kepala SMPN 1 Pracimantoro, Wonogiri. HP. 081329099073

Imron mengatakan...
pada hari 

ya pak, salam balik. saya siap memberi pelatihan yang dibutuhkan, misalnya bimbingan KIR untuk siswa, bisa juga mengirim buku pembinaan KIR untuk siswa

Penyebab keputihan dan cara mengatasinya mengatakan...
pada hari 

Postingan ini sangat bermanfaat, memberikan informasi mengenai hal yang belum diketahui. Semoga postingan ini bisa memberikan motivasi untuk selalu ingin tahu.

harga foredi mengatakan...
pada hari 

Makin sukses untuk websitenya, kami akan selalu mengikuti dan hadir sebagai sahabat yang baik. Terimakasih banyak, pak/bu

cara merawat payudara mengatakan...
pada hari 

Selamat malam, salam kenal nih kak.. mampir ya, blognya bagus banget nih templatenya, isinya juga keren-keren, penuh info penting dan bermutu, keep posting ya kaka ^^

Obat Sembelit Alami mengatakan...
pada hari 

infonya sangat bermanfaat sekali mbak/mas, makasih yach!! beritanya bagus banget dan sangat menarik untuk di baca hari ini. Ijin share juga ya, terimakasih.

OBAT OLES PRIA mengatakan...
pada hari 

sudah beberapa hari saya mencari berita seperti ini, dan akhirnya.. akhirnya ketemu!! terimakasih nih ya? postingannya sangat berharga bagi saya, thanks gan!

Cara Memperlancar Haid mengatakan...
pada hari 

Semua berita yang ada di website anda sangat menarik perhatian untuk di simak, salam sehat. . . !! Semoga beritanya dapat bermanfaat! share ya gan, thanks nih!!

Fiforlif mengatakan...
pada hari 

Sebentar lagi hari raya idul adha akan tiba, jangan lupa puasa arafah bagi yang muslim, semoga tahun ini membawa berkah dan kebahagiaan. Keep posting, gan..

perawatan pasca kuret mengatakan...
pada hari 

Semua postinga artikelnya sangat menarik untuk di simak, mohon kunjungi juga website kami, kami tunggu. terima kasih. :D

cara melancarkan bab mengatakan...
pada hari 

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA, TEMAN-TEMAN YANG MENJALANKAN, SEMOGA TAHUN INI SELALU DIHUJANI BERKAH DAN RIDHO ALLAH SWT.

mengatasi nyeri saat haid mengatakan...
pada hari 

Nice share nih juragan.. keep posting, semoga postingannya selalu memberikan banyak manfaat untuk banyak orang. amiiinnn.. ^_^

mengencangkan payudara secara alami mengatakan...
pada hari 

Terimakasih atas semua artikel bermanfaat yang sudah anda publikasikan melalui blog yang menarik ini, saya tunggu postingan selanjutnya, have a nice day, kawan :)

harga fiforlif mengatakan...
pada hari 

nice post, gan... Keep posting!!

Abandoned Stella Mafumafu mengatakan...
pada hari 

selamat malam, uwaaah... websitenya bagus nih gan, bikin kalem hati, keep posting gan. .Saya tunggu postingan menarik lainnya di website ini. Thank you

edy krismi mengatakan...
pada hari 

artikel yang sangat bermanfaat.
http://ekhi04.blogspot.co.id/

pengangkatan guru honor mengatakan...
pada hari 

"Bismillahirahmanirahim
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
KISAH HIDUP SAYA
Nama saya Ayunda Honorer daerah Medan . Saya 3 Kali Gagal di Seleksi CPNS Membuatku Semakin Termotivasi dan Akhirnya saya Berhasil, itu semua Berkat Bpk AIDU TAUHID.SE.M.Si.. Beliau adalah Direktur Pengadaan dan Kepangkatan PNS BKN PUSAT Jakarta..
Saya awalnya tidak percaya,tapi setelah saya coba menhubungi Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si.. dengan No.tlp: 0852-5552-2745 akhirnya saya bisa lulus CPNS 2016. Berjubelnya peserta tes sempat membuat hati saya ciut ketika itu.
Alhamdulillah berkat Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. yang banyak membantu saya, saya sekarang lulus CPNS dan SK saya akhirnya bisa keluar,itu adalah kisah hidup dari saya, jika anda ingin seperti saya anda bisa,Hubungi Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. No HP Beliau: 0852-5552-2745 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi PNS.
Saya berharap untuk ke depannya semakin banyak lagi yang bisa lulus dengan bantuan Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. . atau bisa lihat profil beliau di http://www.bkn.go.id/unit_kerja/aidu-tauhid ,Selama kita masih berusaha maka di situ pasti ada jalan.,Terima kasih
Waalaikumsalam Wr. Wb"

Imron mengatakan...
pada hari 

saya sudah PNS. Pangkat saya sdh IV c dan berprinsip selalu jujur untuk meraih prestasi. selamat Anda sdh PNS

Akbar Issal mengatakan...
pada hari 

terima kasih artikel nya bermanfaat pak
http://m-barsal.blogspot.co.id/

Posting Komentar